Thiết kế điện tử

Dari Konsep Hingga Realitas

Thiết kế điện tử

Dari Konsep Hingga Realitas
Desain Elektronik - Dari Konsep hingga Kenyataan, edisi Elektronik 4th

Desain Elektronik - Dari Konsep Menjadi Kenyataan
Oleh Martin S. Roden, Gordon L. Carpenter dan William R. Wieserman
4th Edisi elektronik

Buku yang luar biasa ini memberi siswa teknik dan praktisi profesional abad 21st alat yang diperlukan untuk menganalisis dan merancang sirkuit dan sistem elektronik yang efisien. Ini mencakup banyak contoh rangkaian yang sekarang tersedia di TINA dengan mengklik mouse dari edisi elektronik buku yang diterbitkan oleh DesignSoft.

DAFTAR ISI

Bab 1: KONSEP DASAR

Bab 2: AMPLIFIER OPERASIONAL IDEAL

Bab 3: ANALISIS RANGKAIAN DIIK SEMIKONDUKTOR

Bab 4: SIRKUIT TRANSISTOR BIPOLAR JUNCTION

Bab 5: BIPOLAR JUNCTION TRANSISTOR AMPLIFIER

Bab 6: PEMENANG TRANSISTOR LAPANGAN-EFEK

Bab 7: STABILITAS BIAS DARI AMPLIFIER TRANSISTOR

Bab 8: PERKUAT DAN SUPPLIES DAYA

Bab 9: PERLUAS OPERASIONAL PRAKTIS

Bab 10: PERILAKU FREKUENSI DARI AMPLIFIER TRANSISTOR

Bab 11: UMPAN BALIK DAN STABILITAS

Bab 12: FILTER AKTIF

Bab 13: RANGKAIAN QUASI-LINEAR

Bab 14: WAVEFORMS PULSED DAN RIRKUIT WAKTU

Bab 15: KELUARGA LOGIK DIGITAL

Bab 16: RANGKAI TERINTEGRASI DIGITAL

BAB 1 - KONSEP DASAR
1.0 Pendahuluan
1.1 History, 1
Model Sirkuit Solid State 1.2, 3
Elemen Sirkuit Linear dan Nonlinier 1.3, 4
1.4 Sinyal Analog vs. Digital, 6
Sumber Ketergantungan 1.5, 7
Efek Frekuensi 1.6, 8
Analisis dan Desain 1.7, 10
1.7.1 Perbandingan Desain dan Analisis, 10
1.7.2 Asal Persyaratan Desain, 10
1.7.3 Apa Arti "Terbuka-Berakhir" dan "Trade Off" ?, 11
Simulasi Komputer 1.8, 13
Komponen 1.9 dari Proses Desain, 14
Prinsip Desain 1.9.1, 15
Definisi Masalah 1.9.2, 16
1.9.3 Membagi Masalah, 17
Dokumentasi 1.9.4, 17
1.9.5 Diagram Skema, 18
1.9.6 Daftar Bagian, 18
1.9.7 Daftar Berjalan dan Dokumentasi Lainnya, 19
1.9.8 Menggunakan Dokumen, 20
Daftar Periksa Desain 1.9.9, 20
1.9.10 Memprototipe Sirkuit, 21
Ringkasan, 23
BAB 2 - PENYEBAB OPERASIONAL IDEAL
Pendahuluan 2.0, 24
2.1 Ideal Op-Amps, 25
Sumber Ketergantungan 2.1.1, 25
Sirkuit Setara Penguat Operasional 2.1.2, 27
Metode Analisis 2.1.3, 30
2.2 Amplifier Pembalik, 30
2.3 Amplifier Non-Pembalik, 33
Input Resistansi 2.4 pada Sirkuit Op-Amp, 41
Input Gabungan 2.5 dan Non-Pembalik, 44
2.6 Desain Sirkuit Op-Amp, 46
2.7 Aplikasi Op-Amp Lainnya, 52
Sirkuit Impedansi Negatif 2.7.1, 52
2.7.2 Dependent-Current Generator, 53
2.7.3 Konverter Arus ke Tegangan, 54
2.7.4 Konverter Tegangan ke Arus, 55
2.7.5 Pembalik Penguat dengan Impedansi, 56
Aplikasi Komputer Analog 2.7.6, 57
2.7.7 Integrator Penggiling Tanpa-Pembalik, 59
Ringkasan, 60
Masalah, 60
BAB 3 - ANALISIS SIRKUIT DIOD SEMIKONDUKTOR
Pendahuluan 3.0, 70
3.1 Teori Semikonduktor, 71
Konduksi 3.1.1 dalam Material, 73
Konduksi 3.1.2 dalam Bahan Semikonduktor, 75
Struktur Kristal 3.1.3, 76
3.1.4 Generasi dan Rekombinasi Elektron dan Lubang, 78
3.1.5 Doped Semiconductors, 79
3.1.6 n-tipe Semikonduktor, 80
3.1.7 p-tipe Semikonduktor, 80
Konsentrasi Pembawa 3.1.8, 80
3.1.9 Kelebihan Pembawa, 82
Rekombinasi 3.1.10 dan Generasi Kelebihan Operator, 82
3.1.11 Transport Arus Listrik, 83
3.1.12 Difusi Operator, 83
3.1.13 Melayang di Medan Listrik, 84
Diode Semikonduktor 3.2, 87
Konstruksi Diode 3.2.1, 89
3.2.2 Hubungan Antara Arus Dioda dan Tegangan Dioda, 90
Operasi Diode 3.2.3, 92
Efek Suhu 3.2.4, 93
Model Sirkuit Setara Dioda 3.2.5, 95
Analisis Sirkuit Dioda 3.2.6, 96
Analisis Grafis, 96
Pendekatan Piecewise-Linear, 99
Kemampuan Penanganan Daya 3.2.7, 103
3.2.8 Diode Capacitance, 104
Perbaikan 3.3, 104
3.3.1 Half-Wave Rectification, 105
3.3.2 Pembetulan Gelombang Penuh, 106
Penyaringan 3.3.3, 107
Sirkuit Pengganda Tegangan 3.3.4, 110
3.4 Zener Diode, 112
3.4.1 Zener Regulator, 113
Dioda Praktis Zener 3.4.2 dan Peraturan Persen, 117
3.5 Clippers and Clampers, 119
Gunting 3.5.1, 119
3.5.2 Clampers, 124
3.6 Sirkuit Op-Amp Mengandung Dioda, 127
3.7 Alternatif Jenis Dioda, 129
3.7.1 Dioda Schottky, 129
3.7.2 Light-Emitting Diodes (LED), 130
Dioda Foto 3.7.3, 131
Spesifikasi Produsen 3.8, 132
Ringkasan, 133
Masalah, 134
BAB 4 - SIRKUIT TRANSISTOR BIPOLAR JUNCTION
Pendahuluan 4.0, 149
4.1 Struktur Transistor Bipolar, 149
4.2 Model BJT Sinyal Besar, 153
4.3 Derivasi dari Sinyal Kecil ac Model, 154
4.4 Sinyal Kecil Dua Port ac Model, 156
Kurva Karakteristik 4.5, 158
Lembar Data Produsen 4.6 untuk BJT, 160
Model 4.7 BJT untuk Simulasi Komputer, 161
Konfigurasi Amplifier Satu Tahap 4.8, 164
Biasing 4.9 untuk Amplifier Satu Tahap, 166
Pertimbangan Daya 4.10, 169
4.10.1 Penurunan Persamaan Daya, 170
4.11 Analisis dan Desain Sirkuit Bias Amplifier Tegangan, 172
Prosedur Analisis 4.11.1, 172
Prosedur Desain 4.11.2, 177
Sumber Daya Penguat 4.11.3, 183
Seleksi Komponen 4.11.4, 184
Analisis dan Desain 4.12 dari Sirkuit Bias Amplifier Saat Ini, 184
4.13 Nonlinier dari Transistor Persimpangan Bipolar188
4.14 Karakteristik Hidup-Mati Sirkuit BJT, 190
Fabrikasi Sirkuit Terpadu 4.15, 192
4.15.1 Transistor dan Diode, 192
4.15.2 Resistor, 193
4.15.3 Kapasitor, 193
4.15.4 Lateral Transistor, 194
Ringkasan, 194
Masalah, 195

BAB 5 - PEMOHON TRANSISTOR JUNIPION BIPOLAR
Pendahuluan 5.0, 207
5.1 Common-Emitter Amplifier, 208
Formula Impedansi Keuntungan 5.1.1, 208
Resistansi Input 5.1.2, Rin, 209
5.1.3 Keuntungan Saat Ini, Ai, 210
Penguatan Tegangan 5.1.4, Av, 210
5.1.5 Output Resistance, Ro, 211
5.2. Common-Emitter dengan Emitor Resistor (Emitor-Resistor Amplifier), 213
Resistansi Input 5.2.1, Rin, 213
5.2.2 Keuntungan Saat Ini, Ai, 215
Penguatan Tegangan 5.2.3, Av, 215
5.2.4 Output Resistance, Ro, 215
5.3 Common-Collector (Emitter-Follower) Amplifier, 224
Resistansi Input 5.3.1, Rin, 224
5.3.2 Keuntungan Saat Ini, Ai, 225
Penguatan Tegangan 5.3.3, Av, 225
5.3.4 Output Resistance, Ro, 226
5.4 Penguat Basis Biasa, 230
Resistansi Input 5.4.1, Rin, 231
5.4.2 Keuntungan Saat Ini, Ai, 231
Penguatan Tegangan 5.4.3, Av, 232
5.4.4 Output Resistance, Ro, 232
Aplikasi Penguat Transistor 5.5, 236
5.6 Phase Splitter, 237
Coupling Amplifier 5.7, 238
5.7.1 Coupling Kapasitif, 238
5.7.2 Direct Coupling, 238
Coupling Transformator 5.7.3, 241
5.7.4 Kopling Optik, 243
Analisis Penguat Multistage 5.8, 245
Konfigurasi 5.9 Cascode, 250
5.10 Sumber Saat Ini dan Beban Aktif, 252
5.10.1 Sumber Arus Sederhana, 252
Sumber Arus Widebar 5.10.2, 253
5.10.3 Sumber Wilson Sekarang, 256
5.10.4 Beberapa Sumber Saat Ini Menggunakan Mirror Saat Ini, 258
Ringkasan, 259
Masalah, 262
BAB 6 - AMPLIFIER TRANSISTOR LAPANGAN-EFEK
Pendahuluan 6.0, 277
6.1 Keuntungan dan Kerugian dari FET, 278
FET Logam-Oksida Semikonduktor 6.2 (MOSFET), 279
6.2.1 Perangkat Tambahan-Mode Karakteristik Terminal MOSFET, 281
6.2.2 Deplesion-Mode MOSFET, 284
Sirkuit Setara Sinyal Besar 6.2.3, 287
6.2.4 Model Sinyal Kecil dari MOSFET, 287
6.3 Junction Field-Effect Transistor (JFET), 290
6.3.1 JFET Variasi Tegangan Gerbang-ke-Sumber, 293
6.3.2 JFET Karakteristik Transfer, 293
6.3.3 JFET Sinyal Kecil ac Model, 296
Konfigurasi dan Biasing Amplifier FET 6.4, 299
6.4.1 Bios MOSFET Diskrit-Komponen, 299
Sirkuit Terpadu 6.5 MOSFET, 302
Biasing 6.5.1 dari Sirkuit Terpadu MOSFET, 303
6.5.2 Efek Tubuh, 305
6.6 Perbandingan MOSFET ke JFET, 306
Model FET 6.7 untuk Simulasi Komputer, 308
6.8 FET Amplifiers - Konfigurasi Canonical, 312
Analisis Amplifier FET 6.9, 314
6.9.1 Penguat CS (dan Sumber Resistor), 314
6.9.2 Penguat CG, 319
6.9.3 Penguat CD (SF), 323
Desain Amplifier 6.10 FET, 326
6.10.1 Penguat CS, 326
6.10.2 Penguat CD, 336
6.10.3 Amplifier Bootstrap SF, 340
6.11 Perangkat Lain, 343
6.11.1 Metal Semiconductor Barrier Junction Transistor, 343
6.11.2 VMOSFET, 344
6.10.3 Perangkat MOS Lainnya, 344
Ringkasan, 345
Masalah, 346
BAB 7 - STABILITAS BIAS DARI PENERIMA TRANSISTOR
Pendahuluan 7.0, 358
7.1 Jenis Biasing, 358
7.1.1 Biasing Umpan Balik Saat Ini, 359
7.1.2 Tegangan dan Biasing Saat Ini, 360
7.2 Efek Perubahan Parameter - Stabilitas Bias, 362
Konfigurasi 7.2.1 CE, 363
Konfigurasi 7.2.2 EF, 369
Kompensasi Dioda 7.3, 372
Merancang 7.4 untuk Stabilitas Bias Penguat BJT, 374
7.5 FET Efek Suhu, 375
7.6 Mengurangi Variasi Suhu, 377
Ringkasan, 379
Masalah, 380

BAB 8 - PEMUPU DAN POWER SUPPLIES

Pendahuluan 8.0, 384
Kelas Amplifier 8.1, 384
Operasi 8.1.1 Kelas-A, 385
Operasi 8.1.2 Kelas-B, 385
Operasi Kelas-AB 8.1.3, 387
Operasi 8.1.4 Kelas-C, 388
Sirkuit Penguat Daya 8.2 - Operasi Kelas-A, 389
8.2.1 Penguat Digabungkan Secara Induktif, 389
8.2.2 Transformer-Coupled Power Amplifier, 391
Sirkuit Penguat Daya 8.3 - Operasi Kelas-B, 395
8.3.1 Pelengkap Simetri Kelas-B dan -AB Power Amplifier, 395
8.3.2 Kompensasi Daya Kompensasi-Simetri Diode-Kompensasi X -UMX (CSDC), 398
Perhitungan Daya 8.3.3 untuk Amplifier Tarik-Tarik Kelas-B, 401
Sirkuit Darlington 8.4, 408
Catu Daya 8.5 Menggunakan Transistor Daya, 413
Catu Daya 8.5.1 Menggunakan Komponen Diskrit, 413
Catu Daya 8.5.2 Menggunakan IC Regulator (Regulator Tiga Terminal), 417
Catu Daya 8.5.3 Menggunakan Regulator Adjustable Tiga Terminal, 421
8.5.4 Regulator Arus Tinggi, 422
8.6 Switching Regulator, 423
8.6.1 Efisiensi Switching Regulator, 425
Ringkasan, 425
Masalah, 426

BAB 9 - PERLUAS OPERASIONAL PRAKTIS
Pendahuluan 9.0, 437
Penguat Diferensial 9.1, 438
9.1.1 dc Karakteristik Transfer, 438
9.1.2 Common-Mode dan Keuntungan Diferensial-Mode, 439
Penguat Diferensial 9.1.3 dengan Sumber Arus Konstan, 442
Penguat Diferensial 9.1.4 dengan Input dan Output Tunggal, 445
Pemindah Level 9.2, 451
9.3 Op-Amp Khas, 454
Kemasan 9.3.1, 455
Persyaratan Daya 9.3.2, 456
9.3.3 741 Op-Amp, 456
Sirkuit Bias, 457
Perlindungan Sirkuit Pendek, 457
Tahap Input, 458
Tahap Menengah, 458
Tahap Output, 458
Spesifikasi Produsen 9.4, 459
9.5 Op-Amps Praktis, 459
Gain Tegangan Loop Terbuka (G) 9.5.1, 460
9.5.2 Model Op-Amp yang Dimodifikasi, 461
Tegangan Offset Input 9.5.3 (Vio), 461
Input 9.5.4 Arus Bias (Ibias), 463
9.5.5 Common-Mode Rejection, 467
Rasio Penolakan Catu Daya 9.5.6, 467
9.5.7 Output Resistance, 468
Simulasi Komputer 9.6 dari Sirkuit Op-Amp, 471
9.7 Non-Inverting Amplifier, 473
Input dan Output Output 9.7.1, 473
Penguatan Tegangan 9.7.2, 475
9.7.3 Multi-Input Amplifier, 478
9.8 Pembalik Penguat, 479
Input dan Output Output 9.8.1, 479
Penguatan Tegangan 9.8.2, 480
9.8.3 Multiple-Input Amplifier, 482
Penjumlahan Diferensial 9.9, 485
Amplifier 9.10 dengan Input atau Output Seimbang, 489
9.11 Coupling Antar Beberapa Input, 492
9.12 Power Audio Op-Amps, 493
9.12.1 Bridge Power Op-Amp, 494
Interkom 9.12.2, 495
Ringkasan, 496
Masalah, 496
BAB 10 - PERILAKU FREKUENSI DARI AMPLIFIER TRANSISTOR
Pendahuluan 10.0, 509
10.1 Respon Frekuensi Rendah dari Amplifier, 513
10.1.1 Respon Frekuensi Rendah dari Penguat Emitor-Resistor, 513
Desain 10.1.2 untuk Karakteristik Frekuensi yang Diberikan, 518
10.1.3 Respon Frekuensi Rendah dari Common-Emitter Amplifier, 522
10.1.4 Respon Frekuensi Rendah dari Penguat Sumber Umum, 525
10.1.5 Respon Frekuensi Rendah dari Penguat Basis Biasa, 528
10.1.6 Respon Frekuensi Rendah dari Penguat Emitor-Pengikut, 529
10.1.7 Respon Frekuensi Rendah dari Amplifier Sumber-Pengikut, 530
Model Transistor Frekuensi Tinggi 10.2, 532
Teorema Miller 10.2.1, 533
10.2.2 Model Frekuensi Tinggi BJT, 534
Model FET Frekuensi Tinggi 10.2.3, 537
10.3 Respon Frekuensi Tinggi dari Amplifier, 538
10.3.1 Respon Frekuensi Tinggi dari Common-Emitter Amplifier, 538
10.3.2 Respon Frekuensi Tinggi dari Penguat Sumber Umum, 542
10.3.3 Respon Frekuensi Tinggi dari Penguat Basis Biasa, 544
10.3.4 Respon Frekuensi Tinggi dari Penguat Emitor-Pengikut, 546
10.3.5 Respon Frekuensi Tinggi dari Penguat Drain-Umum (SF), 548
10.3.6 Cascode Amplifier, 549
10.4 Desain Penguat Frekuensi Tinggi, 550
10.5 Respon Frekuensi Sirkuit Op-Amp, 550
10.5.1 Buka-Loop Op-Amp Response554
Pergeseran Fase 10.5.2, 557
10.5.3 Slew Rate, 557
10.5.4 Merancang Amplifier dengan Menggunakan Beberapa Op-Amps, 560
10.5.5 101 Amplifier, 567
Ringkasan, 570
Masalah, 571
BAB 11 - UMPAN BALIK DAN STABILITAS
Pendahuluan 11.0, 585
Umpan Balik Penguat Umpan Balik 11.1, 586
11.2 Jenis Umpan Balik, 587
Umpan Balik Amplifier 11.3, 588
Umpan Balik Arus 11.3.1 - Pengurangan Tegangan untuk Amplifier Diskrit, 588
Umpan Balik Tegangan 11.3.2 - Pengurangan Saat Ini untuk Penguat Diskrit, 592
Penguat Umpan Balik Multistage 11.4, 594
Umpan Balik 11.5 dalam Penguat Operasional, 595
11.6 Stabilitas Penguat Umpan Balik, 599
Stabilitas dan Frekuensi Frekuensi Sistem 11.6.1, 601
Plot Bode 11.6.2 dan Stabilitas Sistem, 605
11.7 Frequency Response - Amplifier Umpan Balik, 610
11.7.1 Amplifier Tiang Tunggal, 610
11.7.2 Two-Pole Amplifier, 611
11.8 Desain Amplifier Tiga-Pole Dengan Lead Equalizer, 617
11.9 Phase-Lag Equalizer, 623
11.10 Efek Memuat Capacitive, 624
Osilator 11.11, 625
11.11.1 The Colpitts dan Hartley Oscillators, 625
11.11.2 Oscillator Wien Bridge, 626
11.11.3 Phase Shift Oscillator, 628
11.11.4 Crystal Oscillator, 629
11.11.5 Touch-Tone Generator, 631
Ringkasan, 631
Masalah, 633
BAB 12 - FILTER AKTIF
Pendahuluan 12.0, 641
12.1 Integrator dan Diferensiator, 641
12.2 Active Network Design, 645
Filter Aktif 12.3, 648
Properti dan Klasifikasi Filter 12.3.1, 649
Filter Aktif Orde Pertama 12.3.2, 655
12.4 Penguat Tunggal - Tipe Umum, 666
Filter Analog Klasik 12.5, 668
Filter 12.5.1 Butterworth, 669
Filter 12.5.2 Chebyshev, 672
12.6 Transformasi, 674
12.6.1 Low-Pass ke High-Pass Transformation, 674
12.6.2 Transformasi Low-Pass ke Band-Pass, 675
12.7 Desain Filter Butterworth dan Chebyshev, 676
Desain Filter Low-Pass 12.7.1, 677
Urutan Filter 12.7.2, 677
Faktor Skala Parameter 12.7.3, 680
Filter High-Pass 12.7.4, 688
12.7.5 Band-Pass dan Desain Band-Stop Filter, 690
Filter Sirkuit Terpadu 12.8, 694
12.8.1 Switched-Capacitor Filter, 695
Filter Low-Pass Switched-Capacitor Butterworth Orde Keenam 12.8.2
Keterangan Penutup 12.9, 699
Ringkasan, 699
Masalah, 700
BAB 13 - RANGKAIAN QUASI-LINEAR
Pendahuluan 13.0, 706
13.1 Rectifier, 706
Pembatas Umpan Balik 13.2, 717
Pembanding 13.3, 731
13.4 Pemicu Schmitt, 735
13.4.1 Schmitt Pemicu dengan Limiters, 738
13.4.2 Pemicu Sirkuit Terpadu Schmitt, 744
13.5 Konversi Antara Analog dan Digital, 746
13.5.1 Digital-to-Analog Converter, 746
13.5.2 Pengonversi Analog-ke-Digital, 747
Ringkasan, 751
Masalah, 752

BAB 14 - WAVEFORMS PULSED DAN RANGKAIAN WAKTU
Pendahuluan 14.0, 760
High-Pass 14.1 RC Jaringan, 762
14.1.1 Respons Tunak Status Jaringan High-Pass ke Pulse Train, 766
14.2 Low-Pass Respons Status Negara RC Jaringan ke Kereta Pulsa, 771
Dioda 14.3, 777
14.3.1 Respon Tunak Status Sirkuit Dioda ke Kereta Pulsa, 777
Sirkuit Pemicu 14.4, 781
Respon Kereta Api 14.4.1, 782
14.5 Timer 555, 783
14.5.1 Osilator Relaksasi, 784
14.5.2 555 sebagai Osilator, 787
14.5.3 555 sebagai Sirkuit Monostable, 794
Ringkasan, 796
Masalah, 797

BAB 15 - KELUARGA LOGIK DIGITAL
Pendahuluan 15.0, 805
15.1 Konsep Dasar Digital Logic, 805
Definisi 15.1.1 State - Logika Positif dan Negatif, 806
15.1.2 Time-Independent atau Unclocked Logic, 807
15.1.3 Tergantung-Waktu atau Logika Clocked, 807
Fungsi Logika Dasar 15.1.4, 807
15.1.5 Aljabar Boolean, 811
Konstruksi dan Pengemasan 15.2 IC, 812
15.3 Pertimbangan Praktis dalam Desain Digital, 814
Karakteristik Sirkuit Digital 15.4 dari BJT, 817
15.5 Bipolar Logic Families, 818
15.6 Transistor-Transistor Logic (TTL), 818
15.6.1 Buka Konfigurasi Kolektor, 820
15.6.2 Active Pull Up, 823
15.6.3 H-TTL dan LP-TTL Gates, 828
15.6.4 Schottky TTL Gates, 828
Gerbang Tri-Negara 15.6.5, 829
Daftar Perangkat 15.6.6, 831
15.7 Emitter-Coupled Logic (ECL), 832
Daftar Perangkat 15.7.1, 834
15.8 Karakteristik Sirkuit Digital FET, 835
15.8.1 The nMOSFET Peningkatan Saluran, 835
15.8.2 The p-MOSFET Peningkatan Saluran, 835
15.9 FET Transistor Families, 836
15.9.1 n-Cannel MOS, 836
15.9.2 p-Cannel MOS, 836
15.10 Complementary MOS (CMOS), 837
15.10.1 CMOS Analog Switch, 841
15.10.2 CMOS Daftar Perangkat dan Aturan Penggunaan, 843
15.11 Perbandingan Keluarga Logika, 845
Ringkasan, 847
Masalah, 848

BAB 16 - RANGKAIAN TERPADU DIGITAL
Pendahuluan 16.0, 856
16.1 Decoder dan Encoder, 857
Pemilih / Multiplexer Data 16.1.1, 860
Enkoder / Decoder 16.1.2 Keyboard, 862
16.1.3 Parity Generator / Checker, 864
Driver 16.2 dan Sistem Terkait, 864
16.2.1 Layar Kristal Cair (LCD), 867
16.3 Flip-Flops, Latch, dan Shift Register, 868
16.3.1 Flip-Flops, 870
16.3.2 Kait dan Kenangan, 875
16.3.3 Shift Register, 877
Penghitung 16.4, 879
Pengukuran Frekuensi 16.4.1, 886
16.5 Jam, 889
16.5.1 Oscillator Controlled Controlled, 889
16.6 Kenangan, 892
16.6.1 Kenangan Serial, 892
16.6.2 Random Access Memory (RAM), 895
ROM dan PROM 16.6.3, 896
EPROM 16.6.4, 897
16.7 Sirkuit Lebih Kompleks, 899
16.7.1 Arithmetic Logic Unit (ALU), 899
16.7.2 Penambah Lengkap, 900
16.7.3 Look-Ahead Carry Generator, 900
16.7.4 Magnitude Comparator, 902
16.8 Programmable Array Logic (PAL), 903
16.9 Pengantar Masalah, 903
16.9.1 Menghasilkan Angka Acak, 904
16.9.2 Pengukuran Sudut Mekanik Kecepatan, 904
16.9.3 Sakelar Efek Hall, 905
16.9.4 Penggunaan Timing Windows, 906
Keterangan Penutup 16.10, 907
Masalah, 908

LAMPIRAN
A. Micro-Cap dan SPICE, 929
B. Nilai Komponen Standar, 944
C. Lembar Data Produsen, 946
D. Jawab untuk Masalah yang Dipilih, 985